Featured Product
Kopi Laqie Kopi Laqie merupakan produk kopi khusus lelaki yang terbuat dari perpaduan antara kopi dan herbal berkualitas tinggi. Selengkapnya... Teh Suqun Teh Suqun merupakan produk teh herbal dari PT. Mahkotadewa Indonesia. Teh seduh yang komposisi utamanya terbuat dari daun sukun, dimana menurut penelitian daun sukun sangat baik untuk menjaga kesehatan tulang, jantung, ginjal, dan hati. Selain itu daun sukun juga diketahui mampu menurunkan kolesterol dan asam urat. Selengkapnya ...

5 Komplikasi Diabetes Militus

5 Komplikasi Diabetes MilitusBerikut adalah 5 jenis komplikasi yang diakibatkan oleh diabetes:

1. Penyakit kardiovaskuler.

Penderita diabetes lebih berisiko terkena penyakit kardiovaskelar dua sampai empat kali lipat dibandingkan masyarakat umum. Risiko komplikasi kardiovaskuler ini tergantung pada usia, faktor genetik, serta ada tidaknya darah tinggi /hiperkolesterolemia (kelebihan kolesterol), dan mempunyai kebiasaan buruk merokok.

Diabetes berkontribusi terhadap munculnya penyakit jantung. Seiring waktu, tingginya tingkat glukosa dalam darah menyebabkan penggumpalan darah dan meningkatkan risiko penyumbatan pembuluh darah dekat jantung (serangan jantung), otak (stroke) atau kaki (gangren).

2. Penyakit Ginjal (Nefropati).

Jaringan ginjal terdiri dari banyak pembuluh darah kecil yang membentuk sebuah filter yang berperan menghilangkan racun dan limbah dari darah. Diabetes kronis dapat menyebabkan pembuluh-pembuluh darah kecil itu rusak. Diabetes juga membuat ginjal bekerja lebih keras untuk menyaring kelebihan kadar glukosa darah yang tidak terserap karena kekurangan insulin atau resistensi insulin. Pada akhirnya, ginjal dapat mengalami kerusakan secara bertahap, mulai dari hyperfiltrasi (pembengkakan ginjal karena bekerja terlalu keras), mikroalbuminuria (kerusakan membran penyaring sehingga sebagian protein masuk ke dalam darah dan urin), sampai akhirnya menjadi gangguan gagal ginjal.

Risiko gangguan ginjal meningkat bila penderita diabetes juga memiliki tekanan darah tinggi/hipertensi.

3. Penyakit Syaraf (Neuropati).

Kualitas sirkulasi darah yang buruk akibat diabetes dalam jangka panjang dapat merusak jaringan saraf. Kerusakan sistem saraf yang paling jelas dan umum adalah di bagian kaki dan tungkai yang biasanya ditandai rasa kesemutan, kehilangan sensasi (mati rasa) atau nyeri di jari-jari kaki, kemudian naik secara bertahap hingga tungkai. Jika kaki sudah mati rasa, Anda harus sering memeriksa kaki Anda, karena sangat mungkin Anda tidak merasakan apa-apa bila terjadi luka di kaki (misalnya karena tertusuk kaca). Bila luka itu kemudian menjadi borok yang luas, mungkin satu-satunya terapi adalah amputasi.

Neuropati juga dapat mempengaruhi saraf yang mengontrol pencernaan, tekanan darah, denyut jantung dan organ seksual (menyebabkan impotensi).

4. Penyakit Mata.

Diabetes dapat menyebabkan kerusakan organ-organ mata sehingga penglihatan menjadi kabur atau hilang (buta). Penyakit mata akibat diabetes meliputi:

  • Retinopati: kerusakan pada pembuluh darah di retina. Retina adalah jaringan peka cahaya di belakang mata. Retina yang sehat diperlukan untuk penglihatan yang baik.
  • Mata Katarak: pengeruhan lensa mata. Katarak berkembang pada usia lebih dini pada penderita diabetes.
  • Glaukoma: peningkatan tekanan cairan di dalam mata yang menyebabkan kerusakan saraf optik dan kehilangan penglihatan.

Penderita diabetes hampir dua kali lebih mungkin terkena glaukoma dibandingkan orang dewasa lainnya.

5. Kerentanan terhadap infeksi.

Penderita diabetes cenderung mengalami infeksi lebih sering dan lebih parah daripada orang umum, termasuk infeksi yang sulit disembuhkan pada kulit, gusi, saluran pernafasan, vagina dan kandung kemih. Hal ini karena ada hubungan khas antara infeksi dengan diabetes. Gula merupakan media yang baik untuk pertumbuhan cepat dan berlimpah bagi kuman infeksi. Selain itu,  gula darah yang tinggi mengganggu pergerakan sel-sel fagosit yang membunuh kuman.

Pencegahan dan Pengendalian Komplikasi

Penderita diabetes dapat mencegah atau paling tidak memperlambat perkembangan komplikasi di atas dengan memantau dan mengendalikan tiga faktor: gula darah, tekanan darah dan kolesterol.

  • Kontrol Gula Darah. Sedapat mungkin kendalikan glukosa darah hingga pada kadar normal atau mendekati normal sesuai saran dokter.
  • Kontrol Tekanan darah. Kendalikan tekanan darah agar normal atau mendekati normal. Tekanan darah normal mencegah kerusakan pada mata, ginjal dan sistem kardiovaskuler. Periksa tekanan darah Anda secara teratur.
  • Kontrol kolesterol. Pastikan bahwa kolesterol darah Anda selalu normal atau mendekati normal.hal ini utk mencegah penyakit jantung,masalah utama pada penderita diabetes.

Anda bisa menggunakan Kapsul Madedem dari tanamanobatherbal.com      untuk mengontrol kadar gula darah dalam tubuh anda.

Sumber :Majalahkesehatan.com

Share this:
Share this page via Email Share this page via Stumble Upon Share this page via Digg this Share this page via Facebook Share this page via Twitter

Leave a Reply

Kategori Produk
Madu Herbal Herbal Kering Beras Organik Aromatherapy
Tetes Mata Herbal Minuman Instan Kapsul Herbal
Paket Herbal
Kategori Informasi