Featured Product
Kopi Laqie Kopi Laqie merupakan produk kopi khusus lelaki yang terbuat dari perpaduan antara kopi dan herbal berkualitas tinggi. Selengkapnya... Teh Suqun Teh Suqun merupakan produk teh herbal dari PT. Mahkotadewa Indonesia. Teh seduh yang komposisi utamanya terbuat dari daun sukun, dimana menurut penelitian daun sukun sangat baik untuk menjaga kesehatan tulang, jantung, ginjal, dan hati. Selain itu daun sukun juga diketahui mampu menurunkan kolesterol dan asam urat. Selengkapnya ...

Gejala Dan Pengobatan Batu Empedu

Gejala Dan Pencegahan Batu empeduBatu empedu adalah timbunan satu atau lebih batu kecil di kandung empedu. Bila batu empedu berada di kandung empedu, kondisinya disebut kolelitiasis, bila di saluran empedu disebut koledokolitiasis.

Kandung empedu adalah kantung kecil di bawah hati, di sisi kanan perut, yang menyimpan empedu, cairan kuning yang diproduksi oleh hati. Selama makan, kandung empedu berkontraksi dan mengeluarkan empedu yang kemudian mengalir ke usus untuk membantu mencerna lemak.

Besar dan jumlah batu empedu berbeda-beda pada setiap pasien, dari yang hanya sebesar pasir sampai sebesar bola golf. Sebagian besar batu empedu terbentuk dari kolesterol yang mengkristal, sebagian lainnya terbuat dari pigmen empedu (bilirubin) atau campuran keduanya.

Proses pembentukan batu empedu umumnya lambat, dan biasanya tidak menimbulkan rasa sakit atau gejala lainnya.

Penyebab dan Faktor Risiko

Penyebab pasti batu empedu tidak diketahui. Kemungkinan penyebabnya adalah:

  • empedu mengandung terlalu banyak kolesterol
  • empedu kurang mengandung garam empedu
  • kandung empedu tidak berkontraksi sempurna
  • infeksi
  • gangguan darah (anemia sel sabit).

Batu empedu dua kali lebih sering terjadi pada wanita dibandingkan pada laki-laki dan dapat terjadi pada usia berapa pun, tetapi kejadiannya meningkat seiring usia. Penderita gula darah memiliki risiko yang lebih tinggi mengidap batu empedu, dan masalah kandung empedu lainnya. berat badan berlebihan tmerupakan faktor risiko yang signifikerlebihanan untuk batu empedu.

Gejala

Pada kebanyakan kasus, batu empedu tidak menimbulkan gejala atau tanda-tanda. Jika batu empedu mengendap di saluran (koledokolitiasis) dan menyebabkan penyumbatan, tanda-tanda dan gejala berikut dapat dirasakan:

  • Nyeri tiba-tiba di bagian kanan atas perut dan dapat menjalar hingga ke bahu dan punggung.
  • Nyeri biasanya dimulai dalam waktu 30 menit setelah makan makanan berlemak atau berminyak.
  • Nyeri biasanya intens, berat dan konstan, dan dapat berlangsung hingga berjam-jam.
  • Serangan nyeri bisa kambuh (berulang) dalam rentang harian, bulanan atau bahkan tahunan.

Gejala umum lain dari batu empedu adalah:

  • Mual dan muntah.
  • Kembung atau sendawa.
  • Penyakit kuning (kulit dan mata menjadi berwarna kuning).

Pengobatan medis

Pengobatan dalam bentuk apa pun biasanya tidak diperlukan bila batu empedu tidak menimbulkan gejala yang mengganggu.

Obat-obatan jarang diberikan untuk mengobati batu empedu. Pada beberapa kasus di mana operasi tidak dapat dilakukan atau berisiko, obat berbasis asam empedu mungkin diberikan untuk mengencerkan batu empedu yang terbuat dari kolesterol. Namun, obat tersebut hanya efektif untuk batu berukuran kecil dan tidak mencegah pembentukan batu empedu bila pengobatan dihentikan.

Kandung empedu bukanlah organ penting dan bisa dibuang dengan aman. Kolekistostomi laparoskopik, yang menggunakan sayatan kecil, adalah metode pembedahan yang kini paling umum dilakukan untuk membuang kandung empedu. Metode ini mengurangi rasa sakit dan mempersingkat waktu pemulihan dibandingkan dengan operasi bedah terbuka.

Pengobatan alami/herbal

Beberapa ahli herbal menyarankan konsumsi 20 ml myk zaitun yang dicampur jus lemon setengah butir dua kali sehari untuk menghilangkan batu empedu. Untuk efek pembersihan liver dan sistem limfatik yang lebih kuat, bisa ditambahkan  (minyak habbatussauda) dalam konsumsi harian. Dimulai dengan 5 ml per hari menjadi 10 ml dan lalu 15 ml bila dampaknya tidak terlalu kuat (terutama bagi orang yang sensitif). Hal ini akan menyebabkan tinja encer untuk beberapa hari, yang merupakan bagian dari proses pembersihan. Konsumsi black seed oil beberapa bulan akan meningkatkan fungsi liver dan organ dalam dan mencegah pembentukan batu empedu baru.

Pencegahan

Risiko pembentukan batu empedu dapat dikurangi dengan menjalani gaya hidup sehat, terutama untuk menjaga berat badan. Menerapkan pola makan yang tidak mengandung banyak lemak jenuh tampaknya juga membantu mengurangi risiko batu ginjal. Sebuah studi epidemiologi selama 14 tahun yang dilakukan Harvard Medical School menunjukkan bahwa orang yang memakan lebih banyak makanan lemak tak jenuh beresiko lebih kecil terkena batu empedu.

Faktor-faktor risiko utama lain seperti usia dan berjenis kelamin wanita jelas tidak dapat diubah.

 

Anda bisa menggunakan Kapsul Tempuyung untuk membantu mengobati dan mencegah batu  Empedu .dari tanamanobatherbal.com

 

Sumber : Majalahkesehatan.com

Share this:
Share this page via Email Share this page via Stumble Upon Share this page via Digg this Share this page via Facebook Share this page via Twitter

Leave a Reply

Kategori Produk
Madu Herbal Herbal Kering Beras Organik Aromatherapy
Tetes Mata Herbal Minuman Instan Kapsul Herbal
Paket Herbal
Kategori Informasi