Featured Product
Kopi Laqie Kopi Laqie merupakan produk kopi khusus lelaki yang terbuat dari perpaduan antara kopi dan herbal berkualitas tinggi. Selengkapnya... Teh Suqun Teh Suqun merupakan produk teh herbal dari PT. Mahkotadewa Indonesia. Teh seduh yang komposisi utamanya terbuat dari daun sukun, dimana menurut penelitian daun sukun sangat baik untuk menjaga kesehatan tulang, jantung, ginjal, dan hati. Selain itu daun sukun juga diketahui mampu menurunkan kolesterol dan asam urat. Selengkapnya ...

Penyakit Lever ,Gangguan Pada Hati

Hati, organ besar yang terletak pada sebelah bawah kanan tulang rusuk ini Penyakit Lever dan Gangguan Hati Pada Levermempunyai fungsi bermacam-macam, yaitu sebagai tempat pembentukan plasma darah dan zat pembeku darah, sebagai tempat penyimpanan zat-zat mineral, seperti: besi, kalium, dan tembaga, penyimpan cadangan air, dan tempat pembakaran gula serta pembentukan kolesterol. Ia juga yang mengubah lemak menjadi asam lemak. Zat-zat ra­cun yang masuk dari luar tubuh maupun yang terbentuk di dalam tubuh akan dibuang ke hati bersama-sama cairan em­pedu menuju usus.
Penyakit hati dapat disebabkan oleh virus, yang dikenal dengan penyakit hepatitis A, hepatitis B, atau hepatitis non-A dan non-B. Selain itu, penyakit hati dapat pula berasal dari pola konsumsi makanan yang salah atau zat-zat kimia yang terkandung dalam obat, seperti antibiotika, parasetamol, arsenal, dan obat-obatan yang dikonsumsi oleh ayam potong yang kemudian dikonsumsi manusia dalam bentuk hidangan fast food. Jangan dilupakan pula bahwa zat-zat cemaran dari polusi udara pun mampu menyerang hati secara lambat laun tetapi pasti. Timah hitam (Pb) dan kadmium (Cd) merupakan kontaminan terbesar dari seluruh debu logam di udara. Kon­tribusi terbesar Pb dan Cd berasal dari knalpot kendaraan bermotor, yang selain mencemari udara, juga dapat mence­man makanan dan air. Zat-zat polutan tersebut akan disim­pan secara akumulatif dalam hati, dan dalam jangka waktu yang lama dapat menyebabkan

sirosis hati.
Minuman beralkohol yang menjadi bagian dari gaya hidup sebagian kaum selebriti dapat pula menimbulkan sirosis hati setelah dikonsumsi dalam waktu yang lama. Selain ten­hadap hati, alkohol juga dapat menyerang otot-otot jantung dan otak.
Terapi Makanan bagi Penderita Gangguan Lever
Penderita gangguan lever dianjurkan makan makanan yang dikukus atau direbus dan menghindari goreng-gorengan, ka­rena lemak dapat merangsang hati untuk bekerja keras dalam kondisi sakit. Juga perlu dihindari masakan yang terlalu banyak mengandung cuka, lengkuas, cabai, bawang, dan rempah-rempah, seperti: merica, pala, dan ketumbar, karena bahan-bahan tersebut dapat merangsang lambung, dan se­cara refleks hati menjadi nyeri. Perbandingan makanan yang mengandung lemak, protein, dan karbohidrat adalah 1:1:5.
Untuk menghindari terjadinya infiltrasi lemak dan degene­rasi jaringan fungsional pada hati, makanlah makanan yang mengandung protein yang bernilai tinggi dan kaya kolin ser­ta metionin. Kedua zat tersebut berfungsi mendorong peng­hancuran lemak dalam hati. Lemak yang diberikan harus di­seleksi, yaitu lemak yang bukan terdiri atas asam lemak bebas yang didapat dari minyak goreng, mentega, margarin, atau lainnya. Dengan demikian, semua jenis makanan yang digo­reng tidak baik dikonsumsi. Ada bermacam-macam penyakit hati. Infeksi oleh virus, parasit, gangguan metabolisme, obstriksi, dan keracunan, merupakan beberapa di antaranya. Dapat pula karena susun­an makanan yang tidak seimbang dan konsumsi kolesterol terlalu tinggi menyebabkan kelainan pada hati. Defisiensi protein pun dapat memicu penyakit had, berupa pembeng­kakan hati karena degenerasi lemak. Penyakit ini lazim di­derita anak-anak Afrika yang lebih dikenal dengan narna pe­nyakit kwashiorkor. Adanya kwashiorkor ditandai dengan berhentinya pertumbuhan, pembengkakan tangan, kaki, pe­rut, dan wajah.
Gangguan Fungsi Hati
Hepatitis (Radang Hati)
Hepatitis adalah peradangan pada hati, dapat disebabkan karena minum alkohol berlebihan dan penyalahgunaan obat-obatan atau terlalu banyak dosis. Bisa juga terinfeksi virus hepatitis yang dapat dapat menyebabkan kompliskasi pada organ hati.

Hepatitis A
Timbul kerusakan berat pada jaringan organ hati seeara mendadak yang disebabkan karena virus hepatitis A yang ada di air yang kotor, kerang atau juga ternak.

Hepatitis B
Timbulnya kerusakan pada jaringan organ hati yang disebabkan oleh virus hepatitis B yang umumnya terdapat pada orang dewasa. Dan jika sistem kekebalan tubuh kita menurun virus ini dapat aktif dalam tubuh. Bisa menular lewat kontak darah, keringat dan air liur.

Hepatitis C
Kerusakan organ hati karena terinfeksi Virus hepaptitis C yang biasanya ditularkan seeara langsung dari satu orang ke orang yang lain lewat darah atau jarum suntik, atau ibu hamil pada janinnya.

Gejalanya :

Lemah, letih, lesu dan nyeri otot.
Demam ringan.
Mual, kurang nafsu makan dan tubuh menguning (mata, kulit menguning).
Air kencing berwarna gelap, kotoran pucat, kadang-kadang gejala sangat ringan seperti Flu.
Penyakit Kuning (Jaundice)
Penderita baik dewasa maupun anak-anak dengan kulit dan mata yang kuning. Sakit kuning merupakan gejala awal pada gangguan fungsi liver (hati), penyumbatan saluran empedu atau disebabkan obat-obatan yang mengganggu fungsi hati.
Atau pada saat adanya ganggguan metabolisme bilirubin (substansi yang diproduksi pecahan sel darah merah)

Gejalanya :
Warna kuning yang timbul pada mata, kulit. Disertai demam, cepat lelah dan pusing juga bisa disertai pingsan.
Penyebabnya :
Warna kuning yang timbul pada kulit dan mata disebabkan karena meningkatnya kadar bilirubin dalam tubuh sehingga mengganggu kerja organ liver.

Sirosis Hati (Pengerasan Organ Hati)
Penyakit hati kronik yang dianggap dalam dunia kedokteran penyakit irreversible, ditandai dengan kerusakan pada jaringan hati. Namun masih dapat diusahakan perbaikan untuk menunda proses kerusakan lebih lanjut.

Gejalanya :
Kembung, banyak angin di perut, nyeri pada daerah ulu hati.
Perut mengeras dan membesar.
Demam dan meriang juga sulit untuk bergerak

Penyebabnya:

  1. Kerusakan pada sel hati karena kebiasaan mengkonsumsi obat-obatan dan minuman beralkohol.
  2. Infeksi oleh virus atau bakteri.
  3. Adanya sel tumor atau kanker yang semakin merusak jaringan sel hati sehingga menghambat kerja organ liver.
  4. Penumpukan racun dalam tubuh yang berlebihan dan kurang istirahat.
Pencegahannya:
Istirahat yang cukup, makan makanan yang bergizi. Hindari minum alkohol berlebih dan ketergantungan terhadap obat-obatan. Jagalah kebersihan tangan dan tubuh.
Note: Anda bisa menggunakan Kapsul Temulawak untuk memelihara Hati dan mengobati Lever anda.dari tanamanobatherbal.com.
Sumber : Hepatitiskesehatan.com
Share this:
Share this page via Email Share this page via Stumble Upon Share this page via Digg this Share this page via Facebook Share this page via Twitter

Leave a Reply

Kategori Produk
Madu Herbal Herbal Kering Beras Organik Aromatherapy
Tetes Mata Herbal Minuman Instan Kapsul Herbal
Paket Herbal
Kategori Informasi