Herbal mendampingi kemoterapy.
Saya punya sahabat di Malaysia namanya Lani usia 50th. Suami dia saudara dekat saya. Saat dia datang ke Indonesia mengajak saya untuk berlibur ke Malaysia, secara kebetulan ada ticket murah ke Malaysia hanya Rp.800.000,-/per orang pulang pergi. Di Malaysia kami menginap di rumahnya. Kebetulan di Malaysia Lani bercerita pernah operasi setahun yang lalu. Dan untuk pencegahan selama ini minum daun sirsak. Saya sarankan untuk ditambah dengan herbal Mahkota Dewa, Temu Putih dan Temu Mangga agar pencegahannya lebih sempurna. Lalu saat saya pulang ke Indonesia, saya kirimkan ramuannya ke Malaysia sebagai ucapan terima kasih.
Ketika pulang ke Indonesia menikahkan anaknya, dia teringat adiknya yang sakit kanker payudara dan sedang di operasi dan harus menjalani kemotherapy di Negeri Belanda. Karena dia merasakan manfaat menggunakan ramuan Mahkota Dewa, lalu dia meminta saya unuk mengirimkannya ke adiknya yang saat itu kondisi fisiknya sangat lemah.
Kerabat di Belanda usia 47th terkena kanker payudara stadium IIIB. Setelah dioperasi,menjalani kemotrapy. beberapa kali kondisinya belum mengalami perbaikan, masih tetap lemah, mual dan pusing.
Kemudian saya sarankan untuk minum paket herbal untuk kanker dari Ny Ning Harmanto, yang terdiri dari Mahkota Dewa, Temu Putih dan Temu Mangga ditambah teh daun sirsak. Dan baru 2 minggu minum dia merasakan badan lebih fit dan keluhan yang sebelumnya ada sudah hilang. Sampai sekarang masih tetap minum paket herbal untuk kanker. Yang menggembirakan setelah kondisi badan sehat psien datang ke Indonesia sekalian silaturahmi dengan keluarga yang sudah lama tidak dilakukan dan kebetulan karena sakit bisa dapat cuti berobat yang agak lama dari kantornya. Pasien kemudian membeli 3 paket untuk dibawa pulang ke Belanda.
Diceriterakan ibu Waty, konsultan herbal dari Klinik Pusat pada BUKU DETOX HERBAL karangan Ning Harmanto.

















