Info Tanaman Obat
Selasih, Obati Stres dan Gangguan Pernapasan
- Stres? Minum Selasih! Biji selasih, selain nikmat dibuat minuman juga menyehatkan. Seluruh bagian tanaman ini berkhasiat untuk mengobati berbagai macam penyakit, baik fisik maupun psikis.
Pemanfaatan tanaman untuk pengobatan, di antaranya selasih, sudah dilakukan masyarakat India sejak 5.000 tahun lalu. Seperti diketahui, kondisi sehat menurut kebudayaan India adalah keseimbangan antara tubuh dan pikiran.
Membangun keseimbangan itulah, salah satu khasiat tanaman yang dalam bahasa setempat disebut tulasi, tulsi, surasa, vishnu-priya, atau krishnamu. Selasih (Ocinum basilicum Linn.) disebutkan dalam situs indianherb, juga sangat kuat untuk mengurangi stres.
Seefektif Obat
Meskipun belum ada studi klinis mengenai efek psikologis selasih pada manusia, namun sudah banyak yang membuktikan khasiatnya sebagai pereda stres. Sebuah laporan mengumumkan hasil penelitian yang menunjukkan khasiat tanaman yang mirip kemangi ini sebagai penurun hormon stres. Juga tercatat adanya kesembuhan stres secara cepat. Penelitian pada binatang yang menguatkan bahwa selasih memiliki efek yang sama dengan obat-obatan stimulan dan antidepresi.
Penurun Gula Darah
Ada berbagai macam penyakit lain yang sanggup dihadapi selasih. Dalam farmakologi Cina dinyatakan kalau seluruh herba ini bisa merangsang penyerapan (absorpsi), peluruh keringat (diaporetik), peluruh kencing (diuretik), menghilangkan sakit (analgesik), melancarkan peredaran darah dan membersihkan racun.
Kemampuan lainnya yakni membunuh kuman (antiseptik), peluruh angin (carminativa), mematangkan bisul (maturativa), radang lambung, pencahar, TBC, dan menghentikan kegugupan.
Sumber : KOMPAS.com, 23-11-2009
Fakta Sehat Blueberry dan Brokoli
Blueberry dan brokoli adalah dua jenis makanan yang kaya akan kandungan nutrisi dan berkhasiat sebagai antioksidan. Tak heran bila beberapa ahli juga menyebut makanan ini sebagai superfood. Berikut adalah beberapa fakta tentang dua jenis makanan menyehatkan ini:
Blueberry
FAKTA
Blueberry adalah salah satu asupan paling sehat di muka bumi. Buah ini mengalahkan 39 buah dan sayuran lain karena kadar kandungan antioksidan yang dimilikinya. Ini menjadikan blueberry sebagai salah satu penangkal kerusakan sel dalam tubuh– gejala yang memberikan kontribusi terhadap terjadinya serangan jantung dan timbulnya kanker. Sebuah penelitian menemukan, tikus yang mengonsumsi blueberry lebih fokus dan cerdas dibanding tikus yang tidak melahap buah ini.
SARAN KAMI
Konsumsi dua cangkir blueberry segar setiap minggu untuk mendapatkan manfaat terbaik dari asupan ini.
Brokoli
FAKTA
Brokoli adalah biangnya sayuran. Selain kaya serat makanan, kandungan vitamin dan mineralnya melebihi makanan lain. Satu cangkir brokoli kukus yang mengandung 184 kalori menyediakan 150 persen dari kebutuhan harian vitamin A, 7 persen kalsium, 13 persen zat besi, 8 persen thiamine, dan 5 persen niacin. Dalam takaran yang sama, brokoli kukus mengandung 90 persen vitamin C yang terdapat dalam jeruk segar dan mengandung kalsium yang nilainya hampir separuh yang ditawarkan segelas susu.
SARAN KAMI
Jangan ‘lenyapkan’ keberadaan brokoli dari menu harian yang terhidang di meja makan Anda.
Sumber : KOMPAS.com;, Rabu, 9 Juli 2008
Bawang Bombai Cegah Diabetes
Bawang bombai (Allium cepa L) memiliki kandungan kromium yang baik. Kromium berperan mencegah diabetes melitus. Seperti bawang putih, bawang bombai juga berperan penting bagi kesehatan.
Namun, berbeda dengan bawang putih, komponen sulfur pada bawang bombai terdapat dalam bentuk allyl propyl disulphide. Komponen ini berperan penting dalam menurunkan glukosa darah sehingga baik bagi penderita diabetes.
Bawang bombai juga baik untuk mencegah serangan jantung dan stroke. Komponen sulfur dalam bawang bombai akan bersinergi dengan kromium dan vitamin B6 untuk menurunkan kadar homosistein dalam darah. Bawang bombai juga memiliki sifat antiperadangan.
Komponen isothiocyanates (juga terdapat pada brokoli) dilaporkan dapat menghambat sel kanker. Komponen tersebut berasal dari senyawa glukosinolates yang mengalami perubahan setelah bawang bombai digigit, dikunyah, dan dicerna. Bawang bombai juga mengandung komponen flavonoid yang sangat baik untuk mencegah kanker usus.
Para ahli di University of Bendi Swiss pernah meneliti manfaat bawang bombai terhadap tulang. Terbukti konsumsi bawang bombai setiap hari selama 4 minggu mampu meningkatkan konsentrasi kalsium penguat tulang hingga 17 persen.
Sumber : KOMPAS.com, 13 Februari 2010
Serai, Herbal yang Menghangatkan
- Mungkin kebanyakan dari kita lebih mengenal serai sebagai tumbuhan biasa yang akar dan batangnya sering dipakai sebagai rempah penyedap masakan. Padahal, minyak asiri dalam tanaman ini banyak dipakai dalam industri kosmetik untuk pembuatan parfum dan sabun.
Serai (Cymbopogon ciatrus) adalah genus yang berisi sekitar 55 spesies rumput. Tumbuhan ini bisa tumbuh subur di cuaca hangat dan mencapai ketinggian sekitar 2 sampai 4 meter.
Tanaman serai dipergunakan dalam berbagai kebudayaan. Bagian dari tanaman ini yang bisa dipakai untuk herbal meliputi akar, batang, dan daunnya. Apa saja khasiat serai yang belum banyak diketahui?
- Mencegah kanker Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa setiap 100 gram serai mengandung antioksidan yang dapat mencegah kanker. Pada tahun 2006, sebuah tim peneliti dari University Gurion di Israel menemukan senyawa dalam tubuh serai yang bisa mematikan sel kanker tanpa merusak sel sehat.
- Obat gangguan pencernaan
Teh yang mengandung serai membantu mengatasi gangguan pencernaan, sakit perut, masuk angin, kram usus dan diare. Serai juga membantu mengurangi gas dari usus sekaligus mencegah pembentukan gas lebih lanjut.
- Detoksifikasi
Serai juga memiliki sifat detoksifikasi tubuh dengan meningkatkan jumlah dan frekuensi buang air kecil. Hal ini bisa membuat organ pencernaan, hati, pankreas, ginjal, dan kandung kemih bersih dan sehat karena zat beracun dan asam urat sudah disingkirkan.
- Manfaat pada sistem saraf
Minyak esensial yang dibuat menggunakan serai dapat digunakan untuk memperkuat dan meningkatkan fungsi sistem saraf. Karenanya minyak serai yang dioleskan ke permukaan tubuh memberikan efek menghangatkan, melemaskan otot dan meredakan kejang.
- Menurunkan tekanan darah
Serai efektif dalam mengurangi tekanan darah, merangsang sirkulasi darah dan menghilangkan masalah tekanan darah. Konsumsi segelas jus serai untuk menurunkan hipertensi.
Sumber : KOMPAS.com, 2 Agustus 2011
Rumput Laut Sehatkan Jantung
Jantung merupakan salah satu organ terpenting dalam tubuh dan merupakan motor utama dalam pengaliran darah. Oleh sebab itu, menjaga kesehatan jantung amatlah penting. Upaya yang dapat dilakukan adalah dengan cara menghindari kebiasaan merokok, minum alkohol, pola diet seimbang dan olahraga secara teratur.
Salah satu cara lain yang mungkin berpotensi membantu kesehatan jantung adalah konsumsi rumput laut. Para ilmuwan telah mengidentifikasi bahwa ganggang (rumput laut) memiliki potensi besar sebagai bahan makanan yang menyehatkan jantung.
Artikel yang dimuat Journal of Agricultural and food chemistry menyatakan, rumput laut dapat bersaing dengan produk-produk susu sebagai sumber nutrisi yang disebut “bioactive peptides”.
Peneliti yang terdiri dari Dr Maria Hayes, Ciaran Fitzgerald, Eimear Gallagher, dan Deniz Tasdemir dari Teagasc Food Research Centre, Irlandia melakukan kajian terhadap pemanfaatkan rumput laut sebagai sumber protein yang memiliki khasiat seperti bioactive peptides.
“Bioactive peptides” yang banyak ditemukan dalam produk susu, tidak hanya menyediakan nutrisi, namun juga memiliki efek yang sama dengan obat dan mencegah penyakit tertentu.
Rumput laut yang juga dikenal dengan nama macroalga merupakan sumber pangan alternatif yang kaya nutrisi. Masyarakat di Asia Timur dan budaya lainnya sudah selama berabad-abad mengonsumsi rumput laut.
Tinjauan dari 100 penelitian menyimpulkan, rumput laut mengandung protein yang bekerja seperti boiactive peptides dalam produk susu. Bioactive peptides berguna untuk menurunkan tekanan darah dan hampir sama dengan obat ACE inhibitor yang populer.
“Berbagai spesies marcoalga dan lingkungan di mana mereka berada serta kemudahan budidaya membuat rumput laut relatif belum diteliti sebagai senyawa bioaktif yang baru. Perlu lebih banyak upaya untuk memanfaatkan potensinya untuk digunakan dan dipasarkan konsumen dalam produk makanan, ” kata peneliti dalam laporannya.
Sumber : KOMPAS.com, 4 Agustus 2011
Jeruk Purut untuk Kekebalan Tubuh Pasien Kanker
- Buah dan daun jeruk purut (Citrus hystrix DC) selama ini dikenal sebagai buah bahan untuk bumbu penyedap masakan. Tanaman ini juga populer di kalangan pengguna herbal karena manfaatnya untuk meringankan sakit influenza, batuk atau pun untuk shampoo.
Melalui hasil penelitian, manfaat tumbuhan perdu ini ternyata lebih hebat lagi, yaitu bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Berdasarkan penelitian awal mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM), kulit jeruk purut dapat menjadi zat antioksidan yang membantu menstabilkan kekebalan tubuh bagi penderita kanker. Kulit buah ini bahkan berptensi menjadi pengganti doxorubicin atau obat penjaga sistem imun bagi penderita kanker pascaoperasi atau kemoterapi kanker.
Herwandani Putri dan dua temannya, mahasiswa yang melakukan penelitian tersebut, menyatakan kulit jeruk purut mengandung senyawa naringenin dan hespiridin, yang berfungsi sebagai antioksidan dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan pendamping kemoterapi kanker.
Lebih lanjut Putri mengatakan, cara membuat obat dari kulit jeruk purut cukup sederhana. Jeruk dikupas, ambil kulitnya dan dicuci seperlunya, lalu dipanaskan dalam oven hingga kering. Kulit jeruk kering ditumbuk hingga menjadi bubuk halus. Bubuk halus ini ditaruh dalam cawan atau tempat lain, dan dicampur atau ekstraksi dengan etanol sebagai pelarut.
Menurutnya, 500 gram serbuk jeruk yang diekstraksi dengan etanol bisa menghasilkan 100 gram. Dalam penelitiannya, Putri menggunakan ekstrak jeruk purut tersebut ke tikus yang tengah kemoterapi.
“Dengan perlakuan itu setelah kami teliti, sel darah putih tikus bertambah cukup signifikan,” kata Putri, Jumat (22/7/2011).
Selain itu, menurutnya penggunaan herbal dari jeruk purut, bagi penderita kanker yang menjalani kemoterapi bisa mencegah efek obat kimia yang diakibatkan pemakaian doxorubicin, seperti rambut tidak rontok.
Penelitian Herwandani Putri tersebut telah diikutkan dalam Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional di Makassar, Kamis (21/7/2011). Putri menjanjikan akan meneliti lebih dalam lagi penerapan kulit jeruk purut sebagai obat alternatif dan dikembangkan dalam kemasan
Jika merujuk ketentuan internasional, uji laboratorium dan percobaan obat setidaknya memerlukan waktu 20 tahun. Tapi, dia merasa yakin temuanya bisa lebih cepat diaplikasikan jika banyak pihak membantu dalam pengembangannya.
“Saya berharap tidak sampai menunggu 20 tahun ekstrak jeruk purut bisa jadi obat kemoterapi kanker yang diakui dunia kedokteran,” tegasnya.
Sumber : KOMPAS.com, 22 Juli 2011
Kenali Gejala Osteoporosis
Proses penuaan adalah proses alami yang akan dialami oleh semua
orang seiring dengan bertambahnya usia.
Sebagai dampak dari proses penuaan ini adalah Osteoporosis (pengero-
posan tulang ) sebagai akibat gangguan metabolisme kalsium.
Osteoporosis adalah penyakit yang ditandai
dengan berkurangnya massa tulang dan ke
lainan mikroarsitektur ,yang berakibat mening
nya kerapuhan tulang.
Osteoporosis banyak ditemukan pada orang
lanjut usia dan krn sering terjadi pada usia
lanjut
Dua sel yang sangat penting dalam proses ini adalah yang berfungsi dalam pembentukan tulang dan yang berfungsi dalam proses resorpsi tulang.
Proses pembentukan dan resorpsi ini terjadi
seumur hidup
Pada usia mulai 40 tahun masa tulang akan mulai berkurang sebagai
akibat dari mulai berkurangnya fungsi osteoblast.
Penurunan massa tulang inilah yang menyebabkan osteoporosis pada
lansia.
Massa tulang amat dipengaruhi oleh kalsium karena 98 % dari kalsi
um tersimpan dalam tulang.
Kalsium yang berperan disini adalah Kalsium ion yang dipengaruhi
oleh 3 hormon yaitu : hormon Paratiroid , 1,25 dihidroksi vitamin D
dan Kalsitonin.
Hormon Paratiroid berperan dalam proses resorpsi tulang dengan
mengaktifkan Osteoklast dan akan mengakibatkan meningkatnya
kadar kalsium dalam darah.
Sedangkan Kalsitonin berperan sebagai pencegah osteoklast.
Dari penelitian lebih lanjut juga diketahui bahwa hormon Estrogen
berperan dalam penekanan proses resorpsi tulang.
Akibat dari Osteoporosis maka orang akan mudah mengalami
Fraktur spontan atau patah tulang spontan.
Note : Anda bisa menggunakan Kapsul Daun Mengkudu untuk pengeroposan tulang dari tanamanobatherbal.com.
Sumber :tripod.com
DAUN SUJI
Suji (Dracaena angustifolia (Medik.) Roxb. syn. Pleomele angustifolia (Medik.) N.E. Br. [1] [2]) merupakan tumbuhan perdu tahunan yang daunnya dimanfaatkan orang sebagai pewarna hijau alami untuk makanan. Daun suji memberi warna hijau yang lebih pekat daripada daun pandan wangi, yang juga merupakan sumber warna hijau, tetapi tidak memiliki aroma.
Selain dimanfaatkan sebagai pewarna, tumbuhannya biasa ditanam di pekarangan karena bentuknya yang indah dan bunganya yang menyebarkan aroma wangi, terutama pada sore hari. Bunga majemuk tersusun dalam karangan dengan mahkota bunga berwarna putih kekuningan, kadang-kadang dengan semburat ungu. Kultivar hias telah dikembangkan dengan daun variegata (loreng hijau kuning).
Pengobatan tradisional Asia Timur mengenal rimpang dan akar suji sebagai sumber tonikum dan diduga berkhasiat mengobati leukemia. [3]
Sumber : Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

















