TO B
Ragam Khasiat Dahsyat Binanhong
MESKI belum teruji secara klinis, tanaman binanhong selama ini dipercaya memiliki beragam khasiat pengobatan mulai dari penyakit ringan hingga berat, termasuk yang disebabkan mikroorganisme. Binahong biasa digunakan sebagai tanaman obat dari daratan Tiongkok yang dikenal dengan nama dheng san chi.
Karena khasiatnya penyembuhannya, tak mengherankan bila tanaman telah digunakan selama ribuan tahun oleh bangsa Tiongkok, Korea, dan Taiwan. Binanhong merupakan tanaman merambat sehingga sering digunakan sebagai gendola atau gapura yang melingkar di atas jalan taman. Di Indonesia, kehadiran tanaman ini tergolong sudah lama dan lebih dikenal dengan nama gendola (Basella rubra linn).
Lalu apa saja khasiat tanaman herbal ini, berikut beberapa di antaranya:
1. Mempercepat pemulihan pascaoperasi, melahirkan, khitan,luka dalam, dan radang usus.
2. Melancarkan dan menormalkan peredaran serta tekanan darah.
3. Mencegah stroke, maag, dan asam urat.
4. Menambah dan mengembalikan vitalitas dan daya tahan tubuh.
5. Mengatasi wasir atau ambeien.
6. Melancarkan buang air kecil dan besar.
7. Diabetes
8. Menyembuhkan sariawan, pusing, dan sakit perut.
Hampir semua bagian tanaman binahong seperti umbi, batang dan daun dapat digunakan sebagai obat. Tanaman ini bisa direbus atau dimakan sebagai lalapan. Untuk penyakit ringan, dibutuhkan pengobatan selama beberapa hari atau minggu. Untuk anak-anak, cukup berikan separuh takaran dewasa. Berikut contoh ramuan yang dapat Anda lakukan sendiri di rumah: 1. Rebus saja daunnya sebagai campuran masakan, seperti saat memasak mi instan atau dimakan lalapan. Tapi, jangan lupa untuk mencuci bersih binanhong di air yang mengalir. 2. Daun, akar, dan batangnya dikatakan bisa memulihkan stamina, meningkatkan vitalitas pria, menyembuhkan luka luar dan dalam. Untuk pemakaian dalam, cuci bersih umbi binahong, rebus, dan saring airnya. Minumlah 2-3 kali sehari untuk menyembuhkan luka bekas operasi, maag, dan tifus. Atau, akarnya dikeringkan, ditumbuk halus, lalu masukkan ke dalam kapsul, diminum 3 kali sehari. 3. Untuk pemakaian luar, daun dan batangnya ditumbuk halus lalu dioleskan pada bagian yang sakit. Efektif menyembuhkan memar, rematik, pegal linu, nyeri urat, dan menghaluskan kulit. 4. Agar bekas operasi caesar cepat kering, ambil akar binahong yang batangnya merah sebanyak 15 gram. Setelah dicuci bersih, rebus dengan 3 gelas air hingga tersisa setengahnya. Saring dan minum selagi hangat. Bila suka, Anda bisa menambahkan sedikit sereh atau gula batu.
Sumber : MEDIAINDONESIA.com, 4-02-2011
Bungur

Nama latin: Lagerstromeia speciosa Pers
Nama daerah: Bhungor; Wungur; Ketangi; Laban; Wungu
Deskripsi tanaman: Pohon, tinggi dapat mencapai 45 m, umumnya antara 25-30 meter, bercabang-cabang. Batang berwarna cokelat pucat sampai merah cokelat. Perbungaan berupa malai, berwarna ungu.
Habitat: Tumbuh di tanah gersang dan subur pada hutan atau tanaman pelindung tepi jalan pada dataran 1-900 m dpl.
Bagian tanaman yang digunakan: Kulit kayu
Kandungan kimia: Tanin; Alkaloid; Saponin; Terpena; Glukosa
Khasiat: Antidiare; Diuretik; Antidiabetik
Nama simplesia: Lagerstroemiae speciosae Cortex, Lagerstroemiae speciosae Folium
Resep tradisional: Kencing manis: Daun bungur segar 8 g; Biji kacang hijau 9 g; Air 110 ml, Dibuat infus, Diminum 1 kali sehari 100 ml.
Bunga Pukul Empat

Nama latin: Mirabilis jalapa L
Nama daerah: Kembang pagi sore; Bunga tete apa; Lorelaka; Bodoko sina; Turaga; Bele de nuit
Deskripsi tanaman: Terna, tumbuh tegak, tinggi sampai 50 cm, bunga berwarna merah, putih atau kuning, mekar pada sore hari dan menutup pada pagi hari
Habitat: Tumbuh di pekarangan sebagai tanaman hias, dengan cukup sinar matahari pada dataran rendah sampai 1200 m dpl
Bagian tanaman yang digunakan: Akar
Kandungan kimia: Alkaloid trigonelia
Khasiat: Anti inflamasi; Diuretik
Nama simplesia: Mirabilidis radix
Resep tradisional: Radang amandel, Radang prostat: Akar bunga pukul empat segar 10 g; Air secukupnya, Dibuat jus atau dipipis, Dikompreskan pada bagian yang sakit
Bunga Pagoda

Nama latin: Clerodendrum japonicum (Thunb)
Nama daerah: Senggugu; Tumbak raja
Deskripsi tanaman: Perdu meranggas, tinggi 1-3 m. Batangnya dipenuhi rambut halus. Daun tunggal, bertangkai, letak berhadapan. Helaian daun berbentuk bulat telur melebar, pangkal daun berbentuk jantung, daun tua bercangap menjari, panjangnya dapat mencapai 30 cm. Bunganya bunga majemuk berwarna merah, terdiri atas bunga kecil-kecil yang berkumpul membentuk piramid, keluar dari ujung tangkai. Buahnya bulat.
Habitat: Tumbuh di pekarangan rumah atau di tepi jalan
Bagian tanaman yang digunakan: Akar ; Daun
Kandungan kimia: Alkoloid; Garam Kalium; Zat Samak
Khasiat: Antiradang; Diuretik; Sedatif; Hemostatis
Nama simplesia: Clerodendri Radix
Resep tradisional: Bisul daan Koreng: Daun bunga pagoda 7 lembar; Madu 25 ml; Air 110 ml, Direbus sampai mendidih selama 15 menit, Diminum pagi dan sore Wasir berdarah: Akar bunga pagoda 25 g; Air 110 ml, Direbus hingga mendidih, Diminum 2 kali sehari
Bratawali

Nama latin: Tinospora tuberculata Beumee
Nama daerah: Andowali; Antawali; Putrawali; Daun gadel
Deskripsi tanaman: Perdu memanjat. Batang sebesar jari manis, dengan banyak mata dan kutil, tidak beraturan, pahit, tidak keras dan berair. Daun berbentuk jantung atau panah dengan tangkai panjang dan besar. Bunga berwarna hijau muda, tiga seuntai dalam lembaga dan tidak sempurna. Buah terdapat dalam tandan berwarna merah muda
Habitat: Tumbuh liar di hutan dan di ladang
Bagian tanaman yang digunakan: Batang ; Daun
Kandungan kimia: Pikoretine; Alkaloida; Berberin; Columbine
Khasiat: Antipiretikum; Tonikum; Antiperiodikum; Diuretikum; Antidiabetik
Nama simplesia: Tinosporae Caulis
Resep tradisional: Demam: Batang bratawali 3 g; Daun sembung 6 g; Daun kumis kucing 4 g; Rimpang lengkuas 4 g; Air 110 ml, Dipis, direbus atau pil, Diminum 1 kali sehari sebanyak 50 ml. Rematik Batang bratawali 2 g; Rimpang kencur 7 g; Biji sledri 2 g; Daun jambu monyet muda 5 g; Air 110 ml, Dibuat infus atau dipipis, Diminum 1 kali sehari 100 ml, apabila dibuat pipisan diminum 1 kali sehari 1/4 cangkir Gatal-gatal: Batang bratawali secukupnya; Air 1 periuk, Direbus sampai mendidih selama 15 menit, Digunakan untuk merendam diri, terutama pada bagian yang gatal.
Besaran

Nama latin: Morus australis Poir
Nama daerah: Kitau; Kerto; Babasaran; Bebesaran; Murbei; Lampaung; Mempaung
Deskripsi tanaman: Tumbuhan ini merupakan perdu atau pohon yang tingginya 6-9 m. Daunnya berbentuk segitiga atau jantung, mudah luruh dari rantingnya. Buahnya bergugus, warnanya coklat tua kalau sudah masak. Daunnya digunakan untuk makanan ulat sutera
Habitat: Tumbuh liar di hutan dan ditanam di halaman atau di kebun
Bagian tanaman yang digunakan: Daun ; Akar ; Cabang ; Buah
Kandungan kimia: Karoten; Adenin; Kolin; Amilase; Minyak lemak; Vitamin C; Vitamin A; Vitamin B1; Kalsium; Fosfor; Maklurin; Rutin; Morin; Ergosterol
Khasiat: Antipiretik; Antitusif; Diuretik; Anti flogestik; Analgesik
Nama simplesia: Mori australidis Folium
Resep tradisional:
Hepatitis; kurang darah dan tekanan darah tinggi: Buah besaran 7-10 g; Air matang secukupnya, Dibuat jus, Diminum sehari 1 kali; diulang selama 14 hari Radang persendiaan dan nyeri pinggang: Ranting dan daun besaran 10 g; Air 110 ml, Diseduh, Diminum sehari 1 kali pada pagi hari, 100 ml
Beluntas

Nama latin: Pluchea indica L.
Nama daerah: Baluntas; Baruntas; Luntas; Lamutasa
Deskripsi tanaman: Tanaman perdu, tinggi 1-2. Batang berkayu, bulat tegak, bercabang, batang muda berwarna ungu setelah tua berwarna putih kotor. Daun tunggal, bulat telur, tepi rata, ujung runcing, pangkal tumpul, berbulu halus, panjang 3-7 cm, lebar 2-4 cm, pertulangan menyirip, warna hijau muda sampai hijau. Bunga majemuk berbentuk malai rata, mahkota lepas, warna putih kekuningan. Buah kecil, keras, berwarna coklat
Habitat: Banyak dijumpai sebagai tanaman pagar yang dapat tumbuh baik sampai ketinggian 800 m dpl
Bagian tanaman yang digunakan: Daun
Kandungan kimia: Alkaloid; Minyak atsiri
Khasiat: Diaforetik; Analgesik; Stomakik
Nama simplesia: Plucheae indicae Folium
Resep tradisional: Keputihan: Daun beluntas muda segar 20 helai; Akar tapak liman 1 pohon; Air secukupnya, Dipipis, Diminum sehari 1 kali di waktu pagi; 1/4 cangkir Nyeri persendiaan/Nyeri pinggang: Akar beluntas segar 5 g; Rimpang kencur segar 7 g; Rimpang temu lawak segar 6 g; Rimpang kunyit segar 6 g; Air 120 ml, Dipipis, Diminum sehari 1 kali 100 ml Malaria: Daun beluntas segar 30 helai; Daun sirih segar 7 helai; Daun sembung segar 9 helai; Daun asam muda segar 2 genggam; Air 20 ltr , Dibuat infus, Uapkan ke tempat tidur yang digunakan ukub.
Belimbing Wuluh

Nama latin: Averrhoa bilimbi L
Nama daerah: Belimbing wuluh; Belimbing buloh; Belimbing asam; Calincing; Balimbeng
Deskripsi tanaman: Tumbuhan berbatang keras, tinggi mencapi 11 meter, daun bersirip genap. Batang tidak bercabang. Bunga berbentuk bintang, berwarna merah muda sampai ungu. Buah beruang 5, bergantung pada batang atau dahan. Buah berair dan berasa asam.
Habitat: Tumbuh liar atau dibudidayakan di pekarangan yang cukup memperoleh sinar matahari.
Bagian tanaman yang digunakan: Bunga ; Buah ; Daun
Kandungan kimia: Kalium oksalat; Flavonoid; Pektin; Tanin; Asam galat; Asam ferulat
Khasiat: Antipiretik; Ekspektoran
Nama simplesia: Bilimbi Folium
Resep tradisional: Batuk; Sakit tenggorokan; Sariawan: Bunga belimbing wuluh segar 1 genggam; Buah adas manis secukupnya; Air 1/4 cangkir; Gula batu secukupnya, Dipipis, Diminum sehari 2 kali; pagi dan sore; tiap kali diminum 1 sampai 2 sendok makan Kencing manis: Daun belimbing wuluh segar 20 g; Air secukupnya, Dipipis, Diminum 2 kali sehari; pagi dan sore; tiap kali minum 1/4 cangkir
Bayam Merah

Nama latin: Iresine herbstii Hook
Nama daerah: Bayam merah; Bayem bang
Deskripsi tanaman: Tumbuhan herba tegak tingginya 80-120 cm, daun berbentuk jantung terbalik, pada setiap ruas terdapat 2 daun berhadapan (oposita), ada yang berdaun hijau berurat, kemerah-merahan, lebar 5-7 kali, 3-4 cm dan bertangkai, bunga kecil-kecil, bermahkota seperti selaput, membentuk mayang pada ketiak daun dan di puncak batang. Buah bulat panjang kecil berbiji satu.
Habitat: 1-1400m dpl.
Bagian tanaman yang digunakan: Daun
Kandungan kimia: Ferulytyramine; Ferrum
Khasiat: Antipiretik; Sudorifik; Diuretik
Nama simplesia: Iresine herbstie Folium
Resep tradisional: Kurang darah: Bayam merah secukupnya, Dimasak sebagai sayuran; pemanasan jangan terlalu lama, Dimakan.
Bayam

Nama latin: Amarantus Spec div
Nama daerah: Arum; Baya; Hayum; Jagur; Tarnak; Nadu
Deskripsi tanaman: Semak, berbatang tegak, bentuk bulat, warna hijau kekuningan. Daun tunggal, berseling, bentuk lanset, tepi rata, ujung runcing, pangkal tumpul, warna hijau muda sampai hijau kekuningan. Perbungaan bentuk malai, melekat di ketiak daun, kelopak berbagi lima, mahkota bunga berwarna hijau keunguan. Buah batu, biji bulat, mengkilat, warna coklat kehitaman
Habitat: Tumbuh liar dan sebagai tanaman budidaya, sebagai sayuran pada tanah lembab pada dataran rendah hingga 900 m dpl
Bagian tanaman yang digunakan: Daun
Kandungan kimia: Protein; Lemak; Karbohidrat; Kalium; Zat besi; Amarantin; Rutin; Purin; Vitamin A,B dan C
Khasiat: Antipiretik; Sudorifik; Diuretik
Nama simplesia: Amaranthi Folium
Resep tradisional: Menguatkan hati: Daun bayam 9 lembar; Air 300 ml, Direbus sampai mendidih, Dimakan sebagai sayuran 3 kali sehari

















