Featured Product
 
Minyak Angin Aromatherapy Aning’s Lemon  
Memberikan sensasi minyak atsiri yang menyehatkan, meredakan sakit kepala, pusing, flu, batuk, pilek, mabuk dalam perjalanan, mengatasi gangguan perut, dan bisa juga untuk isi ulang Car pillow dan Herbal pillow. Selengkapnya ...
 
Teh Ostea +
Teh OSTEA+ merupakan produk teh herbal terbaru dari PT. Mahkotadewa Indonesia. Teh seduh yang komposisi utamanya terbuat dari daun sukun, dimana menurut penelitian daun sukun sangat baik untuk menjaga kesehatan tulang, jantung, ginjal, dan hati. Selain itu daun sukun juga diketahui mampu menurunkan kolesterol dan asam urat.. Selengkapnya ...

TO G

Ginje

Nama latin: Thevetia peruviana (pers)K.Schum

Nama daerah: Ginji; Ghinje

Deskripsi tanaman: Tanaman semak, semusim, tinggi lebih kurang 1,7 meter. Batang berkayu, beralur, beruas, bercabang, warna hijau. Daun tunggal, bentuk menjari, tepi bergerigi, pangkal dan ujung runcing, panjang 4-12 cm, lebar 5-14 cm, warna hijau. Bunga majemuk, bentuk malai, mahkota bentuk ginjal, warna kuning kemerahan. Buah kotak, beruang dua sampai empat, diameter lebih kurang 7,5 mm, warna cokelat kehitaman.

Habitat: Tumbuh liar di ladang dan sebagai tanaman hias pada daerah kering di dataran rendah sampai 900 m dpl.

Bagian tanaman yang digunakan: Daun

Kandungan kimia: Tevetiana (alkaloid gigitalis); Nerifolin; Perufosida; Rufosida; Minyak lemak.

Khasiat: Tonika; Diuretik; Anti bengkak.

Nama simplesia: Thevetiae nerifoliae Semen

Resep tradisional:
Infeksi kulit:
Daun ginje 17 lembar; Cabe jamu 7 biji, Ditumbuk halus dan diberi air; diremas dan disaring, Air saringan dioleskan pada bagian kulit yang infeksi 2-3 kali sehari.
Share this:
Share this page via Email Share this page via Stumble Upon Share this page via Digg this Share this page via Facebook Share this page via Twitter

Gempur Batu

Nama latin: Borreria hispida Schum.

Nama daerah: Gempur watu; Kertas watu; Hancur batu; Bulu lutung; Remuk sela.

Deskripsi tanaman: Tumbuhan liar di hutan-hutan. Daun berbentuk tombak dan berakar, daun agak kasar. Bunga kecil-kecil warnanya putih.

Habitat: Tumbuh liar di hutan, di ladang pada tanah agak lembab pada dataran rendah sampai ketinggian 500 m dpl.

Bagian tanaman yang digunakan: Seluruh bagian tumbuhan

Kandungan kimia: Zat kalium

Khasiat: Astringen

Nama simplesia: Borreriae hispidae Herba

Resep tradisional:
Batu empedu:
Herba gempur batu segar 2 genggam; Air 110 ml, Dibuat infus atau pipisan, Diminum 2 kali sehari tiap kali minum 100 ml; Apabila dibuat pipisan diminum 2 kali sehari; tiap kali minum 1/4 cangkir.
Batu ginjal:
Herba gempur batu segar 2 genggam; Herba meniran segar 7 pohon; Air 110 ml, Dibuat infus, Diminum 2 kali sehari; pagi dan sore; tiap kali minum 100 ml.
Share this:
Share this page via Email Share this page via Stumble Upon Share this page via Digg this Share this page via Facebook Share this page via Twitter

Garut

Nama latin: Marantha arundinacea L.

Nama daerah: Larut; Rarut; Jelarut; Salarut; Waerut; Nggarut; Irut; Angkrik; Arus

Deskripsi tanaman: Tanaman semak semusim, tinggi 75-90 cm. Berbatang semu, bulat, membentuk rimpang, berwarna hijau. Daun tunggal, bulat memanjang, ujung runcing, bertulang menyirip, panjang 10-27 cm, lebar 4-5 cm, berpelepah, berbulu, berwarna hijau. Bunga majemuk bentuk tandan, kelopak bunga hijau muda, mahkota bunga berwarna putih. Buah kotak, bulat berwarna hijau.

Habitat: Dapat dibudidayakan pada tanah gembur dan cukup air pada ketinggian 1500 m dpl.

Bagian tanaman yang digunakan: Rimpang

Kandungan kimia: Zat pati

Khasiat: Anti diare

Nama simplesia: Marantae Rhizoma

Resep tradisional:
Mencret:
Tepung garut 1 sendok; Gula 1 sendok makan; Garam 1/4 sendok teh; Daun jambu biji 7 lembar; Air 100 ml, Dibuat infus, Diminum 3 kali sehari; tiap kali minum 100 ml.
Share this:
Share this page via Email Share this page via Stumble Upon Share this page via Digg this Share this page via Facebook Share this page via Twitter

Ganyong

Nama latin: Canna edulis

Nama daerah: Ganyol; Laos jambe; Lembong nyindra; Ganyu; Banyur

Deskripsi tanaman: Tumbuhan semak berbatang basah yang bersifat merumpun dan menahun, berbatang lunak, tumbuh tegak dengan tinggi 0,9-1,8 meter, bentuk batang bulat sampai agak pipih dan merupakan kumpulan pelepah daun yang secara teratur dan saling tumpang tindih hingga disebut batang semu atau batang palsu. Daun tumbuhan ini lebar hijau atau kemerah-merahan, bentuk daun elips, memanjang. Bunga ganyong berbentuk terompet. Buah berbentuk bulat kecil, kulit berbintil-bintil halus, didalam buah terdapat rongga-rongga tempat menempelnya biji. Umbi tumbuhan ini umumnya berukuran panjang 60 cm dan diameternya 10 cm, berdaging tebal dan berwarna putih atau keungu-unguan.

Habitat: Tumbuh liar di tegalan atau di ladang pada tanah lembab ternaungi pada dataran rendah hingga ketinggian 2500 m dpl.

Bagian tanaman yang digunakan: Umbi

Kandungan kimia: Pati; Besi; Kalsium; Garam fosfat

Khasiat: Antifiretik; Diuretik

Nama simplesia: Cannia Rhizoma

Resep tradisional:
Panas dalam:
Umbi ganyong 30 g; Rimpang temu lawak 30 g; Air 700 ml, Direbus sampai mendidih selama 15 menit, Diminum hangat-hangat 2 kali sehari
Radang saluran kencing
Umbi ganyong 40 g; Daun kumis kucing 30 g; Akar alang-alang 20 g; Air 600 ml, Direbus sampai mendidih selama 15 menit, Diminum hangat-hangat pagi dan sore
Share this:
Share this page via Email Share this page via Stumble Upon Share this page via Digg this Share this page via Facebook Share this page via Twitter

Gandarusa

Nama latin: Justica gendarrusa L.

Nama daerah: Besi-besi; Handarusa; Gondarusa; Ghandarusa; Gandarisa; Tatok

Deskripsi tanaman: Tanaman perdu, tegak, tinggi lebih kurang 1,8 meter. Batang berkayu, segi empat, bercabang, beruas, berwarna cokelat. Daun tunggal, bentuk lanset, panjang 3-6 cm, lebar 1,5-3,5 cm, bertulang menyirip, warna hijau tua. Bunga majemuk, bentuk malai, panjang 3-12 cm, mahkota bentuk tabung, berbibir dua, berwarna ungu. Buah bentuk gada, berbiji empat, licin, masih muda berwarna hijau setelah tua hitam.

Habitat: Tanaman ini tumbuh liar di hutan dan sering dijumpai sebagai tanaman pagar.

Bagian tanaman yang digunakan: Seluruh bagian tumbuhan

Kandungan kimia: Alkaloid; Saponin; Flavonoid; Polifenol; Alkaloid yustisina; Minyak atsiri.

Khasiat: Analgesik; Antipiretik; Diaforetik; Diuretik; Sedatif

Nama simplesia: Gendarussae Folium

Resep tradisional:
Memar:
Daun gandarusa segar beberapa helai; Minyak kelapa secukupnya, Dilayukan di atas api kecil, Ditempelkan pada kulit yang memar.
Sakit kepala:
Daun gandarusa segar beberapa helai; Lada beberapa butir; Air secukupnya, Dipipis hingga berbentuk pasta, Diborehkan pada pelipis dan dahi, bila perlu dibalut dengan kain basah; diulang setiap 3 jam.
Rematik:
Daun gandarusa segar beberapa helai; Daun kecubung segar beberapa helai; Lada hitam beberapa butir; Air secukupnya, Dipipis hingga berbentuk pasta, Diborehkan pada bagian yang nyeri; bila perlu dibalut dengan kain basah; diulang setiap 3 jam; tidak dianjurkan bagi ibu hamil.
Share this:
Share this page via Email Share this page via Stumble Upon Share this page via Digg this Share this page via Facebook Share this page via Twitter
Kategori Produk
Madu Herbal Bumbu Masak herbal Beras Organik Aromatherapy
Kecantikan Tetes Mata Herbal Obat Luar Minuman Instan Kapsul Herbal
Herbal Kering Paket Herbal
Kategori Informasi